Polsek Batui Musnahkan Pabrik Penyulingan Cap Tikus di Sinorang

polresbanggai.com – Jajaran Polsek Batui membongkar satu pabrik penyulingan minuman keras jenis Cap Tikus di perkebunan warga, Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan, Sabtu (25/1).

Kapolsek Batui Iptu IK. Yoga Widata SH, yang memimpin kegiatan itu mengatakan, barang bukti yang ditemukan di lokasi, berupa, cap tikus sebanyak 50 Liter yang tersimpan dalam dua Jeriken ukuran 25 liter, satu Buah drum besi yang digunakan untuk alat masak. Delapan batang pipa stainless steel, dua buah drum plastik yang digunakan untuk penampungan bahan baku, delapan jeriken koson isi 25 liter, 10 jeriken kosong isi 5 liter dan satu lembar terpal.

“Tapi barang bukti yang kami amankan di Mapolsek hanya cap tikus, drum besi
sebagai tungku, tempat bahan baku saguer dan batang pipa stenlis,” kata Kapolsek.

Iptu Yoga Widata mengungkapkan,  lokasi penyulingan yang dimusnakan adalah milik Awin Sitoki (28), warga Desa Paisubuloli, yang dirazia pada Jumat malam (24/1/2020) sekitar pukul 21.30 Wita.

“Ditemukanya tempat pembuatan miras cap tikus ini, merupakan hasil pengembangan razia Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat Malam (24/1) di sejumlah tempat,” ungkap Iptu Yoga.

Saat melakukan razia di Desa Uso, lanjut Iptu Yoga, pihaknya menemukan 4 warga sedang konsumsi miras jenis saguer dan cap tikus. Ke empat warga mengakui miras itu peroleh dari salah satu warga bernama DS.

“Anggota kemudian melakukan penggeledahan di rumah DS dan ditemukan miras tersimpan dalam jeriken isi 5 Liter dan 1 botol air mineral isi 600 Miligram miras cap tikus,” terang Iptu Yoga.

Dari pengakuan DS, kata Kapolsek, miras tersebut dibelinya dari Awin Sitoki (28), warga Desa Paisubuloli, Kecamatan Batui Selatan.

“Kami langsung mendatangi kediaman Awin Sitoki sekitar pukul 21.30 Wita, dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 Botol cap tikus dan dua jeriken bekas penyimpangan miras cap tikus” papar Kapolsek.

Saat diperiksa, tambah Iptu Yoga, Awin Sitoki mengaku, miras tersebut merupakan hasil buatan sendiri. Tempat penyulingannya mulai beroperasi sejak Desember 2019.

“Perminggu hasil produksi cap tikus mencapai 60 lebih liter. Bahkan bisa lebih, tergantung dari ketersediaan bahan baku (Saguer),” sebut Kapolsek.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Aswin Sitoki kini diamankan di Mapolsek Batui guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.*Humas Polres Banggai

You may like

In the news
Load More
%d bloggers like this: