Berikan Efek Jera, Polsek Toili Sidangkan Dua Penjual Miras

Polresbanggai.com – Pengadilan Negeri Luwuk memvonis Made Daerne alias Pak Eka dan I Nyoman Danu divonis bersalah karena terbukti menjual miras tanpa izin, Rabu (5/2).

Kapolsek Toili Iptu Candra SH, mengungkapkan, terdakwa Made Daerne divonis hakim dengan kurungan penjara 20 hari subsider denda Rp10 juta dan I Nyoman Danu selama 30 hari subsider denda Rp20 juta.

“Made Daerne menjalani putusan dengan membayar denda Rp10 juta. Sedangkan I Nyoman menjani hukuman kurungan selama 30 hari di Lapas Luwuk,” ungkap Iptu Candra.

Perwira dua balak ini menegaskan, pihaknya sudah memberikan waktu kepada para pelaku agar tidak lagi melakukan akfitasnya menjual miras. untuk bertobat—tidak lagi menjual miras. Tetapi, masih tetap saja bandel.

“Sudah cukup kami berikan pembinaan, tapi masih saja dilakukan. Sehingganya, untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan yang lainnya, kami proses hukum keduanya,” terang Iptu Candra.

Mantan Kasat Narkoba Polres Banggai ini, menyatakan, pihaknya tidak akan main-main memberikan peringatan kepada pelaku lainnya. Bila tertangkap tidak ada ampunan lagi. Dan tidak ada kata lelah dalam memberantas miras di Kabupaten Banggai, khususnya di wilayah hukum Polsek Toili.

“Bahkan sampai di lubang semut pun kami akan berantas miras,” tegas Perwira dua balak ini.

Terpisah, Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto SIK, M.Si, menjelasakan, bahwa Polres Banggai akan intens melakukan razia khusnya miras, sebab, miras adalah satu satu faktor penyebab terjadinya gangguan kamtibmas.

“Semua ini untuk rasa aman, nyaman kepada masyarakat dan demi kamtibmas yang kondusif.*Humas Polres Banggai

You may like

In the news
Load More
%d bloggers like this: