Babinkatibmas dan Babinsa Polsek Balantak Evakuasi Nelayan Meninggal di Perahu saat Mancing

97
0

Polresbanggai.com – Babinkamtibmas Polsek Balantak Bripka I Made Suastana bersama Babinsa Serda Sarfin dan warga mengevakuasi seorang nelayan yang meninggal dunia di atas perahu, Selasa (2/11/2021).

Korban bernama Hardi Sano (61) warga Desa Gorontalo, Kecamatan Balantak Selatan, ini ditemukan nelayan lainnya meninggal dunia di atas perahu saat mancing di perairan Kecamatan Balantak.

“Sekitar pukul 13.30 Wita anggota mendapat informasi dari Kapten Kapal Nelayan atas nama Guston via telpon bahwa terdapat sebuah perahu katinting nelayan yang terputar putar di laut yang mana orangnya dalam keadaan tersungkur tidak bergerak di dalam perahu,” ungkap Balantak Iptu Muhammad Zulfikar SH.

Melihat hal tersebut, Kapten Kapal itu kemudian memerintahkan Anak Buah Kapal (ABK) untuk mematikan mesin dan mengikat perahu katinting milik korban di Kapal sambil menunggu petugas tiba.

“Setelah menerima informasi itu Bripka I Made Suastana bersama Serda Sarfin dan warga menuju TKP yang berjarak sekitar 2 mil arah selatan dari pantai wisata Pulo 2 dengan menggunakan speedboat,” tutur Iptu Zulfikar.

Setibanya di TKP, petugas menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tertelungkup wajah menghadap ke laut dan leher tertahan di pinggir perahu serta kaki terlipat dengan posisi sujud.

“Dari hasil pengamatan luar tidak ditemukan adanya bekas-bekas atau tanda-tanda kekerasan atau kematian tidak wajar,” terang perwira pangkat dua balak ini.

Dari informasi keluarga dan tetangga korban yang ikut menjemput jenazah bahwa sebelumnya korban dalam keadaan sakit dan telah diingatkan agar tidak turun melaut, namun korban tetap memaksakan diri.

“Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Pihak keluarga juga menerima kematian korban dengan ikhlas,” tutup Kapolsek.*Humas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here